mengenai TUGIEZ


Tugiez adalah seorang penulis kawakan yang tulisannya banyak dimuat di majalah “Bungkus Kacang”. Ia juga seorang motivator handal yang sering mengisi acara di berbagai stasiun TV dengan channel di bawah angka nol. Selain itu, ia juga hobi melukis dan lukisannya seringkali dipamerkan dekat jembatan sebagai tutup untuk orang yang buang hajat pinggir kali. Ia juga sering menyanyi dalam konser tunggal yang dihadiri jutaan molekul air di “The Kamar Mandi Convention Hall”. Dari sekian talentanya, penghasil uang terbesar adalah dari perusahaannya di bidang kontraktor pembangunan gedung yang roboh sebelum dibangun.
Dari semua cerita di atas, tidaklah ada yang benar. Semuanya bullshit dan hanya mengada-ada. Karena Tugiez sejatinya adalah seorang pemimpi. Saking tingginya bermimpi, ia lupa nama tempat yang ia pijak (bumi), ia lupa segala hal di dunia nyata. Bahkan, untuk menyebut namanya saja mungkin ia lupa. Dalam keadaan fisik, Tugiez memang berpijak pada bumi, tapi tidak untuk jiwanya. Jiwanya selalu melayang tinggi tak terarah. Mungkin jika ia sendiri, banyak yang akan menyebutnya gila. Namun beruntung, ia bersahabat dengan Rizky, mereka menyatu dalam satu raga. Rizky selalu mengingatkannya saat ia melayang terlalu jauh. Karena Rizky pada dasarnya adalah orang yang pesimistis dan melakukan sesuatu hanya saat diperintah orang. Rizky tak punya gairah dan keinginan bahkan mimpi. Rizky mungkin jadi pemalas kelas kakap tanpa Tugiez. Mereka berdua saling membutuhkan. Tapi, tidak jarang mereka bertengkar karena perbedaan. Di satu pihak terlalu bermimpi tinggi, dan di lain pihak terlalu pesimis.
Nah, itulah sekedar gambaran dari Tugiez. Dan Tugiez bukanlah apa-apa tanpa kehadiran orang di sekitarnya termasuk anda yang membaca ini.

Terima kasih,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar